Aah Biasa

Welcome To My Blog (Aah Biasa)

Sabtu, 22 September 2012

Pagi Ini Tertuju Padanya…

Pagi Ini Tertuju Padanya…

Pagi ini takseperti biasa,,, tiada macet,,, tiada polusi,,, dan pastinya tiada alarm yang membangunkan. Tidur malamku..

Pagi ini beda,,, dingin kabut membangunkanku tanpa suara,,, baunya embun menyambutku dikala membuka bola mata,,

Subhanallah,,,, alam ini begitu indah, ,,, betapa sempurnanya sang pencipta alam memberikan keindahan yang begitu menakjubkan… itulah kata- kata dalam hatiku, sambil menyeduh kopi sebagai teman di pagi hari,,,,

Kopi terhidang gerimispun datang,,,,, pagi ini begitu luar biasa,,, karna selama ini walau aku menyukai gerimis, tapi tak pernah berani menyentuhnya, karna gerimis yang sering kulewati adalah gerimis di tengah polusi kepenatan kota. Tapi kali ini sungguh berbeda, aku berada di puncak gunung,,, dan di alam ini belum sedikitpun tersentuh oleh tangan – tangan kaum kapitalis, yang selalu merobah kodarat alam dengan sesuka hatinya,,,

tanpa menyia – nyiakan waktu,,, aku langsung menikmati gerimis yang begitu indah,,,,

Selang  beberapa waktu berjalan,,,,, gerimispun berubah menjadi hujan,,, hujan yang luar bias lebat,,, aku pun segera kembali masuk kedalam villa yang aku tinggali sementara….

hujan tak juga reda seolah – oleh dia tahu, bahwa aku sangat merindukan moment ini,,, karna moment ini sebenarnya sudah lama jadi temanku, dan sering jadi kawan bermain di masa kecilku,,, di kampong halamanku,,,

dan setelah lama,,, aku mengharapakan moment ini,,, akhirnya kembali bisa ku nikmati,,,, terima kasih  tuhan ku, engkau begitu adil terhadapku,,,

secara tidak sadar badan ini beigitu dingin,,, baju jaket tebalpun seakan – akan menjadi kaos dalam yang biasa aku pergunakan untuk tidur…

Dalam sela dinginku, terlintas bayang seorang kaum hawa, yang selama ini selalu ada dalam pikiranku,, berandai – dan berandai,,,, dia ada di sampingku,,, kalbuku berbisik,, ya allah,, hambamu ini memang orang yang cengeng, dan tidak tahu malu terhadapmu,,, lagi – lagi hambamu ini selalu memintamu, untuk mempersatukan hamba dengan kaum hawa yang selama ini hamba impi-impikan.. dan hamba memang orang yang tiada tahu diri,,, selalu menginginkan hawa itu menjadi penyempurna kekurangan hamba,,,

do’a dari kalbi yang terdalam,,,, di saksikan oleh alam dan berjuta ribu isinya,,, hamba meminta,, hilangkan perbedaan kami, yang hakikatnya kami ini sama dimatamu ya allah,,

jadikan dia penyempurna kekuranganku….!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar